“Ngronggo Edu Farm” : Transformasi Kawasan Kumuh Kumpulrejo melalui DAK PPKT (Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu) Tahun 2024

Kota Salatiga, sebuah kota yang terus berbenah dan berkembang. Sebuah tonggak penting dalam perjalanan pembangunan kota ini. Sebuah mimpi yang kini menjadi kenyataan: Mewujudkan “Ngronggo Edu Farm”.

Kawasan Ngronggo RT 1,2,3 RW 4 Kumpulrejo, memiliki total luas Kawasan 6,74 hektar dihuni sekitar 211 KK. Kondisi Fisik Kawasan ini adalah pedesaan, dan masuk dalam kategori kumuh sedang dengan tipologi dataran rendah. Konsep penanganan yang diterapkan adalah dengan peremajaan.Setelah dilakukan penanganan, Kawasan Ngronggo menjadi nol persen kumuh, hal ini berarti Kontribusi Penanganan melalui Program DAK PPKT ini adalah 100% berhasil ditangani.

DAK PPKT 2024 dilaksanakan oleh Pokja PKP dengan Bappeda sebagai koordinator, dan OPD teknis anggota Pokja PKP yang melaksanakan pembangunannya. Untuk Pembangunan Rumah, PSU Jalan, Talud dan Drainase serta Pembangunan Kandang Sapi untuk mengatasi Kekumuhan dilaksanakan oleh Dinas Perkim. Untuk Pembangunan IPAL komunal dan sanitasi setempat (jamban) serta akses air minum dilaksanakan oleh DPUPR, sedangkan DLH membangun TPS3R, PJU, dan Biogas Limbah Sapi, serta Proses Konsolidasi Tanah dilaksanakan oleh ATR/BPN Kota Salatiga.

Program pengentasan kumuh  bukan hanya tentang membangun rumah, tapi membangun komunitas yang lebih baik. Mari kita terus mendukung program program seperti ini untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, berkeadilan bagi semua. Mari kita terus berkolaborasi, bergandengan tangan, dan bekerja sama untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar lainnya demi kemajuan kota kita tercinta.

Ngronggo Edu Farm, dari kumuh menjadi berseri Sebuah karya nyata dari DAK PPKT 2024 untuk kota Salatiga yang lebih baik.